Proses Pemeliharaan Sistem

Pemeliharaan Software Aplikasi
Pemeliharaan Infrastruktur Teknologi
Pemeliharaan Data
Siklus Hidup dan Likuidasi Sumber Daya Infrastruktur Teknologi
Indikator Keberhasilan

Pemeliharaan sistem merupakan proses untuk memastikan bahwa seluruh sumber daya TIK dapat berfungsi sebagaimana mestinya dalam durasi waktu siklus hidup yang seharusnya, dalam rangka mendukung operasi sistem secara optimal.

Pemeliharaan Software Aplikasi

  1. Manajemen TIK menerapkan mekanisme patching software aplikasi atas software yang dikembangkan secara mandiri atau kerjasama dengan pihak ketiga.
  2. Upgrade yang bersifat kecil (minor) atas software aplikasi minimal harus melalui regression test dan harus disertai dengan update dokumentasi yang terkait langsung dengan modul yang di-upgrade.

Pemeliharaan Infrastruktur Teknologi

  1. Manajemen TIK menerapkan mekanisme patching infrastruktur teknologi (yaitu update patch atas infrastruktur teknologi untuk menutup lobang kerentanan) atas seluruh infrastruktur teknologinya. Mekanisme patching ini jika memungkinkan dapat difasilitasi secara otomatis dengan software tool, sehingga meningkatkan efisiensi di sisi administrator dan pengguna akhir. Mekanisme patching ini minimal dilakukan atas:
    1. System software Perangkat-perangkat jaringan.
    2. System software di server dan workstation.
    3. Database server.
  2. Secara reguler manajemen TIK melakukan penilaian pertumbuhan kapasitas dan membandingkannya dengan estimasi pertumbuhan. Berdasarkan analisis perbandingan tersebut, manajemen TIK menyusun langkah untuk pengelolaan kapasitas dalam jangka menengah dan pendek.

Pemeliharaan Data

  1. Keaslian, keutuhan, dan ketersediaan data harus menjadi perhatian. Semua pihak dalam institusi harus menaati prosedur pemeliharaan data yang telah ditetapkan.
  2. Data Center/Disaster Recovery Center (DC/DRC) dikelola sesuai dengan prosedur baku yang ada.
  3. Data harus dilindungi dari pihak-pihak yang tidak memiliki hak akses serta pengubahan dan kesalahan alamat pengiriman data sensitif yang bernilai strategis.

Siklus Hidup dan Likuidasi Sumber Daya Infrastruktur Teknologi

  1. Siklus hidup infrastruktur teknologi yang diimplementasikan terdiri dari fase-fase berikut:
    1. Emerging technologies, yaitu infrastruktur teknologi yang mungkin sudah diterima dan digunakan oleh industri terkait, tetapi masih baru bagi organisasi.
    2. Current technologies, yaitu infrastruktur teknologi standar yang saat ini sedang digunakan oleh organisasi, telah dites dan diterima secara umum sebagai standar di industri terkait.
    3. Sunset technologies, yaitu infrastruktur teknologi yang sudah masuk tahap phase-out (expired) dan sudah tidak dapat lagi digunakan oleh organisasi sejak waktu ditetapkan.
    4. Twilight technologies, yaitu infrastruktur teknologi yang sudah masuk tahap phase-out (expired), tetapi masih diperlukan oleh organisasi.
  2. Likuidasi sumber daya infrastruktur teknologi dapat dilakukan untuk infrastruktur teknologi di fase Sunset Technologies, dengan mempertimbangkan:
    1. Sudah tidak adanya technical support.
    2. Keberadaannya sudah dapat digantikan dengan kehadiran infrastruktur teknologi lain yang lebih handal dan terjangkau pengadaannya.
  3. Likuidasi sumber daya infrastruktur teknologi diputuskan dalam pertemuan reguler Komite TIK.

Indikator Keberhasilan

  1. Penurunan jumlah permasalahan yang terjadi di software aplikasi karena tidak optimalnya keberjalanan mekanisme patching.
  2. Penurunan jumlah permasalahan yang terjadi di infrastruktur teknologi karena tidak optimalnya keberjalanan mekanisme patching.
  3. Penurunan jumlah permasalahan yang terjadi karena aspek kapasitas infrastruktur teknologi.
  4. Penurunan jumlah permasalahan yang terjadi karena aspek keutuhan (integrity), kerahasiaan (confidentiality), dan ketersediaan (availability) data.
  5. Penurunan jumlah sumber daya infrastruktur teknologi di fase sunset yang masih belum dilikuidasi.

 

Tambahkan komentar


Kode keamanan
Refresh

© 2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara