|
A. PANDANGAN UMUM
Secara geografis Kota Tebing Tinggi terletak diantara 30 19'-30 21'Lintang
Utara dan 980 11'-980 21'Bujur Timur. Posisi Kota Tebing Tinggi ada di
bagian Utara Provinsi Sumatera Utara pada ketinggian tempat 26-34 m di
atas permukaan laut dan kondisi wilayah relatif datar. Luas wilayan Kota
Tebing Tinggi 38.438 km2 secara administratif terdiri dari 3 Kecamatan
dan 27 Kelurahan dengan jumlah penduduk 26.570 jiwa.
B. SARANA DAN PRASARANA
Di Kota Tebing Tinggi terdapat sarana dan prasarana perhubungan darat
dan kereta api, selain itu juga tersedia sarana dan prasarana listrik,
telekomunikasi dan air bersih.
C. IDENTIFIKASI BIDANG USAHA POTENSIAL
BIDANG USAHA POTENSIAL
Selama beberapa tahun terakhir perekonomian Kota Tebing Tinggi didominasi
oleh sektor industri pengolahan yaitu 23,87% dari total PDRB. Peringkat
kedua adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran yaitu 20,70 % dan
diikuti oleh sektor jasa sebesar 16,13 %. Dari ketiga sektor tersebut
terlihat bahwa perekonomian Kota Tebing Tinggi sangat didukung oleh sektor-sektor
yang merupakan kegiatan perkotaan. Dari ketiga sektor ini dapat diturunkan
bidang-bidang usaha yang layak untuk dikembangkan dalam rangka meningkatkan
pertumbuhan ekonomi.
POTENSI PENDUKUNG BIDANG USAHA POTENSIAL
Industri Pengolahan Hasil Pertanian
Ada tiga komoditi pertanian utama yang patut menjadi perhatian pemerintah
Kota Tebing Tinggi, yaitu sawit, kelapa dan karet. Ketiga komoditi ini
merupakan bahan baku industri hasil pertanian yang sangat baik jika dilihat
dari potensi pasarnya. Dengan melihat fungsi Kota Tebing Tinggi sebagai
pusat kegiatan pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan rakyat, maka
wajar bila salah satu usahanya adalah membangun pabrik pengolahan kelapa
sawit. Hal ini tentunya didukung oleh kenyataan bahwa konsumsi CPO dalam
negeri dan dunia terus meningkat.
Arang batok kelapa yang diolah menjadi arang briket merupakan bahan bakar
alternatif. Arang briket merupakan produk yang pemanfaatannya sudah dikenal
luas baik di lingkungan rumah tangga maupun industri. Dalam rumah tangga,
arang briket pada umumnya digunakan sebagai bahan bakar, terutama untuk
pemanggangan sate, ikan dan lain-lain, sedangkan dalam industri, produk
ini merupakan bahan baku bagi industri karbon aktif dan kertas karbon,
atau dapat juga digunakan sebagai bahan pembantu dalam proses pengecoran
baja dan timah.
Pusat Pelayanan Perdagangan
Selain sebagai pusat kegiatan pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan
rakyat, Kota Tebing Tinggi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan perdagangan
dan jasa ekonomi, dalam hal ini sebagai terminal dan pendistribusian wilayah
hinterland dari Kota Tebing Tinggi sendiri. Mengingat pentingnya fungsi
ini, maka pembangunan kawasan pusat bisnis terpadu mutlak diperlukan dengan
tujuan mengundang lebih banyak investor dan pelaku bisnis menanamkan investasinya
di kota ini. Kawasan pusat bisnis yang dibangun diharapkan memiliki fasilitas
yang lengkap demi kelancaran berusaha para investor.
Penyediaan Fasilitas Lingkungan Pemukiman
Dalam strategi penataan ruang dan penggunaan tanah, salah satu arahan
yang diterapkan oleh pemerintah Kota Tebing Tinggi adalah pemanfaatan
untuk kawasan pemukiman, termasuk fasilitas lingkungan di dalamnya. Fasilitas
lingkungan ini berupa penyediaan sarana kebutuhan dasar yaitu air bersih,
listrik dan telpon. Sampai saat ini meskipun telah ada PDAM di Kota Tebing
Tinggi, namun masih banyak masyarakat yang menggunakan sumber air sendiri
karena masih terbatasnya kemampuan PDAM memenuhi kebutuhan masyarakat.
Fasilitas lainnya bagi lingkungan pemukiman adalah sarana pendidikan.
Sarana ini sangat dibutuhkan bagi masyarakat dengan harapan bisa meningkatkan
kecerdasan generasi muda seiring dengan tumbuhnya pemukiman di Kota Tebing
Tinggi.
BIDANG USAHA UNGGULAN LAYAK DIKEMBANGKAN
Berdasarkan uraian tentang potensi unggulan yang ada di Kota Tebing Tinggi,
hasil pengamatan dilapangan dan usulan dari pemerintah Kota Tebing Tinggi
maka dapat diidentifikasikan beberapa bidang usaha unggulan yang layak
untuk dikembangkan yaitu :
a. Pabrik oleokimia
b. Pengolahan arang batok kelapa
c. Kawasan pusat bisnis (central business district/CBD)
|