|
A.
PANDANGAN UMUM
Kabupaten Mandailing Natal secara geografis terletak diantara
0° 10' - 1° 50' Bujur Timur dan 98° 50' - 100° 10' Lintang Selatan.
Kabupaten Mandailing Natal secara administratif terdiri dari 8 kecamatan
dengan 266 desa dan 9 kelurahan. Luas wilayah Kabupaten mandailing Natal
adalah 6620,70 kmē, dengan jumlah penduduk 374.207 jiwa.
B.
SARANA DAN PRASARANA
Kabupaten Mandailing Natal memiliki sarana dan prasarana
perhubungan darat, listrik, telekomunikasi dan air bersih.
C.
IDENTIFIKASI BIDANG USAHA POTENSIAL
POTENSI SUMBERDAYA KOMODITI
Sektor-sektor yang berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Mandailing
Natal yaitu sektor industri, pertanian, pertambangan dan perhubungan.
Tanaman Pangan
Beberapa jenis tanaman pangan yang diusahakan di Kabupaten Mandailing Natal
seperti padi sawah, padi gogo, jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu dan
ubi jalar.
Tanaman Perkebunan
Tanaman perkebunan yang telah diusahakan cukup menonjol yaitu karet, kopi
dan kelapa. Produksi karet di kabupaten ini hamper 27 ribu ton per tahun
walaupun pada tahun sebelumnya jauh lebih besar bahkan hampir dua kali
lipat. Produksi karet tersebut cukup untuk mendukung satu unit industri
pengolahan karet remah (crumb rubber ).
Peternakan
Jenis ternak yang dikembangakan di Kabupaten Mandailing Natal antara lain
kerbau, sapi, kambing, domba dan itik.
Perikanan
Pengembangan investasi perikanan yang potensial adalah budidaya ikan nila
yang bernilai tinggi dan pasar ekspor. Ikan ini dapat diusahakan di danau,
rawa ataupun bendungan dengan sistem jarring apung. Disamping itu bidang
usaha yang cukup potensial untuk investasi di bidang perikanan adalah
budidaya ikan laut. Jenis ikan yang memiliki nilai tinggi dan pasar luas
adalah ikan kerapu macan dan kerapu bebek.
Kabupaten Mandailing Natal dengan pantai yang terhalang oleh beberapa pulau
kecil cukup sesuai untuk pengembangan jenis ikan ini.
D.
BIDANG USAHA
UNGGULAN LAYAK DIKEMBANGKANKOMODITI UNGGULAN
Dari analisis potensi dan memperhatikan prioritas pembangunan
daerah Kabupaten Madina, maka komoditi unggulan yang akan dijadikan profil
komoditi ialah :
-
Industri crumb rubber
-
Budi daya ikan Kerapu
-
Jaring apung ikan Nila
Disamping komoditi unggulan yang dipromosikan masih terdapat
beberapa komoditi yang memiliki peluang untuk dikembangkan, yaitu :
-
Peternakan Itik
-
Pertambangan
-
Pengolahan Kopi. |