Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
 
  Untitled Document

KABUPATEN ASAHAN

PANDANGAN UMUM
Kabupaten Asahan terletak diantara 2 0 30' 3 0 30' LU dan 99 0 00' 100 0 00' BT secara administratif terdiri dari 20 Kecamatan, 237 desa, 34 kelurahan.Luas wilayah Kabupaten Asahan adalah 4.624,41 Km 2 atau 462.441 Ha, dengan jumlah penduduk 990.230 jiwa.

SARANA DAN PRASARANA
Kabupaten Serdang Bedagai memiliki sarana dan prasarana perhubungan darat, kereta api dan laut. Disamping itu juga tersedia sarana dan prasarana lainnya seperti listrik, telekomunikasi dan air bersih

IDENTIFIKASI BIDANG USAHA POTENSIAL
KOMODITI PERKEBUNAN
Kabupaten Asahan merupakan salah satu sentra perkebunan di Provinsi Sumatera Utara. Komoditi penting yang dihasilkan di Kabupaten Asahan adalah Karet, Kelapa Sawit, Kakao, Kelapa. Dimana pengusahaan tanaman perkebunan dilakukan oleh rakyat, Badan Usaha Milik Negara (PTPN) dan swasta.

TANAMAN PANGAN
Tanaman pangan yang dominant di Kabupaten Asahan adalah pagi, jagung, ubi kayu, dan kedelai. Jika dilihat dari luas panen dan produksi padi sawah perkecamatan, maka sentra produksi padi di Kabupaten Asahan adalah Kecamatan Air Putih, Meranti dan Tanjung Tiram. Khusus untuk tanaman jagung, kecamatan yang potensial adalah B.P. Mandoge, Simpang Empat, Air Batu, dan Buntu Pane.

PERIKANAN
Kabupaten Asahan mempunyai potensi perairan yang potensial untuk usaha perikanan. Potensi terdiri dari laut, sungai, rawa dan danau. Kusus untuk potensi tambak udang di Kabupaten Asahan sering mengalami kesulitan kekurangan bibit. Peluang ini dapat menjadi suatu bidang usaha yang layak untuk dikembangkan (Hatchery).

BIDANG USAHA UNGGULAN LAYAK DIKEMBANGKAN
•  PENGOLAHAN MINYAK GORENG DAN OLEOKIMIA
Pengolahan minyak goreng dan oleokimia dipilih sebagai bidang usaha yang layak dikembangkan karena di wilayah Kabupaten Asahan terdapat banyak kebun dan pabrik pengolahan kelapa sawit. Hasil CPO dari pabrik pengolahan yang tentu saja tidak semuanya diekspor, oleh sebab itu pengolahan lanjutan merupakan akternatif yang dianggap tepat karena akan memberikan nilai tambah bagi produk tersebut

•  PENGUSAHAAN UDANG DAN PRODUKSI BIBIT UDANG (HATCHERY)
Tambak udang merupakan suatu usaha yang memiliki keunikan tersendiri, sehingga memerlukan suatu sentuhan dan manajemen khusus. Modal yang besar dengan resiko yang juga sangat besar sebanding dengan nilai ekonomi yang dapat dihasilkan. Pengembangan udang windu jenis tiger merupakan suatu pilihan yang tepat bagi daerah pesisir Asahan. Kesulitan para pengusaha tambak udang di Daerah Asahan salah satunya adalah ketersediaan bibit dalam jumlah yang cukup dan harga terjangkau. Kebutuhan bibit udang ini merupakan suatu peluang yang sangat baik. Ketergantungan akan bibit udang dari daerah lkain akan teratasi dengan pengembangan hatchery di Asahan.

•  PENGUSAHAAN IKAN KERAPU
Ikan kerapu adalah ikan yang harus dibudidayakan dengan syarat tertentu, terutama kedalaman dan keadaan airnya. Artinya tidak setiap daerah sesuai untuk budidaya ikan kerapu. Pangsa pasar ikan kerapu memiliki segmen pasar tersendiri, terutama ekspor. Pengembangan ikan kerapu akan menambah tingkat kesejahteraan bagi nelayan ikan kerapu dan keluarganya.

•  PRODUKSI JAGUNG
Tanaman jagung merupakan komoditi yang potensial bagi daerah Asahan. Wilayah lahan kering yang luas dengan kesuburan yang baik akan dapat menunjang produksi jagung dengan mutu yang baik.

 
 

©2011 - 2012 Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu