Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
 
 

Jumat, 09 Nov 2012

BPBD KABUPATEN/KOTA PERLU DIPERKUAT

Medan, 8/11 - Pemerintah Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara sangat diharapkan dapat memperkuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah agar memiliki kesiapan dan kemampuan tanggap darurat atas bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Potensi bencana di Sumut sangat banyak. Jadi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)-nya sangat perlu diperkuat," kata Kepala BPBD Sumut Ahmad Hidayat di Medan, Kamis.

Menurut Hidayat, dilihat dari aspek mana pun, kesiapsiagaan sangat diperlukan di Sumut karena provinsi tersebut memiliki potensi bencana yang terjadi tanpa diperkirakan.

Dari aspek geografis, Sumut di bagian barat berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan Kepulauan Nias serta bagian timur berhadapan langsung dengan Selat Malaka.

Dengan apitan dua samudera luas tersebut, Sumut diperkirakan sangat potensial mengalami bencana berupa gempa bumi yang mungkin saja memiliki potensi tsunami.

Sedangkan dari aspek topografi, Sumut yang memiliki tiga karakteristik daerah yakni pantai barat, pantai timur, dan pegunungan juga banyak memiliki potensi banjir bandang dan tanah longsor.

Lain lagi dengan empat patahan utama yakni patahan Barumun, Angkola, Batangtoru, dan Renun yang berada tepat di bawah Provinsi Sumut.

Jika terjadi gempa besar di provinsi lain yang dapat menggoyang empat patahan tersebut, diperkirakan Sumut akan mengalami bencana alam yang cukup dahsyat.

Karena itu, pemkab/pemkot di Sumut sangat diharapkan dapat melakukan penguatan institusi BPBD dan menyiapkan anggaran yang memadai dalam penanggulangan bencana.

"Jangan sampai menunggu bencana dulu datang baru sibuk," katanya.

Selain penguatan institusi, kata Hidayat, pemkab/pemkot juga diharapkan dapat menggerakkan BPBD di daerah masing-masing untuk melakukan pemetaan terhadap potensi bencana.

Dengan pemetaan tersebut, seluruh kabupaten/kota di Sumut dapat mengetahui lokasi yang memiliki potensi bencana dan jenis bencana yang dapat terjadi.

"Dengan begitu, pemkab/pemkot di Sumut dapat melakukan persiapan sehingga mengurangi potensi kerusakan maksimal," katanya.

Kemudian, masyarakat di seluruh kabupaten kota di Sumut juga diharapkan dapat menghidupkan kembali kearifan lokal yang dimiliki leluhur yang selama ini mulai hilang.

"Dulu, orang tua kita selalu bisa tahu kalau ada bencana yang akan datang. Itu perlu dihidupkan lagi. Jangan karena modernisasi, kearifan lokal kita hilangkan," kata Hidayat.

(ANTARA)-(ER)


Berita ini sudah dibaca sebanyak 55 kali
----------

5 PERINTAH HARIAN GUBSU

1. Perkokoh iman, Jaga Etika dan Perkuat Soliditas Korps Pegawai Negeri Sipil;

2. Junjung Tinggi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, serta Pertahankan Netralitas;

3. Cintai Perkerjaan, Taat Prosedur, Patuhi Hukum dan Disiplin Waktu;

4. Ramah dan Bersahabat Dalam Melayani Masyarakat;

5. Hidup Bersahaja, Cintai Keluarga dan Menjadi Motivator di Tengah Masyarakat;
lakip
lakip
pergub pupuk

LINK TERKAIT

polri
indonesia
depdagri
mempan
kemkominfo
bappenas
kpu
lakip
bps
bkkbn
kip
dprdsu

CARI BERITA

 
 

©2003 - 2010 Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu. All right reserved. For any comments or questions please contact us