Daftar Nama Kab/Kota Sumatera Utara : Kota (Binjai, Gunung Sitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematang Siantar, Sibolga, Tanjung Balai, Tebing Tinggi). Kabupaten (Asahan, Batubara, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba Samosir. -
Untitled Document
PEMERINTAHAN
Lambang
Visi dan Misi
Hymne Sumatera Utara
Mars Sumatera Utara
Prioritas Pembangunan Daerah
Strategi Pembangunan
Pejabat Pemprovsu
SKPD
APBD TA. 2010
LKPJ GUBSU
Produk Hukum Pemprovsu
Kabupaten/Kota
Legislatif
Laporan Aset
e-Procurement/LPSE
SEKILAS
Selayang Pandang
Citra Satelit Kantor GUBSU
POTENSI DAERAH
Pemko Medan
Pemko Binjai
Pemko P. Siantar
Pemko Tebing Tinggi
Pemko Sibolga
Pemko P. Sidempuan
Pemko Tj. Balai
Pemkab Taput
Pemkab Tapteng
Pemkab Tapsel
Pemkab Nias
Pemkab Langkat
Pemkab Karo
Pemkab Deli Serdang
Pemkab Simalungun
Pemkab Asahan
Pemkab Labuhan Batu
Pemkab Dairi
Pemkab Toba Samosir
Pemkab Madina
Pemkab Serdang Bedagai
Pemkab Samosir
Pemkab Humbahas
Pemkab Pakpak Bharat
Pemkab Nias Selatan
Pemkab Batu Bara
INFO UMUM
Hotel dan Restoran
Fasilitas Kesehatan
Objek Wisata
Sarana Pendidikan
BERITA SEBELUMNYA
Rabu, 08 Sep 2010
PENGUMUMAN PVMBG

Rabu, 08 Sep 2010
DATA PERKEMBANGAN JUMLAH PENGUNGSI (RABU, 08 SEPTEMBER 2010 18:42 )

Rabu, 08 Sep 2010
KEPALA DAERAH DILARANG BEPERGIAN KE LUAR DAERAH SAAT IDUL FITRI

Rabu, 08 Sep 2010
PEMUDIK PENGENDARA SEPEDA MOTOR AGAR LEBIH BERHATI-HATI

Rabu, 08 Sep 2010
PERKEMBANGAN KEGIATAN G. SINABUNG TANGGAL 7 SEPTEMBER 2010 HINGGA PUKUL 12:00 WIB


Jumat, 20 Nov 2009

Bank Diimbau Hapus Biaya Menabung

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Syamsul Arifin mengimbau perbankan di Sumut membebaskan biaya administrasi para penabung kelas bawah.

Pasalnya, biaya administrasi yang dibebankan perbankan selama ini dirasakan sangat memberatkan dan merugikan. Jika itu bisa dilakukan, bukan tidak mungkin minat menabung warga semakin meningkat.

“Saya berharap perbankan di Sumut menghapus biaya administrasi penabung kelas bawah biar gerakan masyarakat menabung di Sumut makin besar sebab ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat dan modal pembangunan,” ujar Gubsu di Medan kemarin.

Untuk langkah awal, Gubsu berharap kepada PT Bank Sumut yang dikomandoi H Gus Irawan Pasaribu memelopori pembebasan biaya administrasi penabung kecil tersebut. ”Ini bisa dibicarakan dalam RUPS dan rapat direksi. Sebab, Bank Sumut sekarang ini yang paling kecil biaya administrasinya,” tandasnya.

Gubsu menambahkan, akibat tingginya biaya administrasi,para penabung kecil selama ini banyak yang keberatan. Apalagi, biaya administrasi lebih besar dari bunga tabungan, termasuk di Bank Syariah.

Gubsu menganalogikan, tabungan si A sebesar Rp1 juta,sedangkan biaya administrasi yang dibebankan pihak bank ada yang mencapai Rp10.000/bulan. Padahal, yang didapat oleh si A dari menabung hanya Rp3.350 per bulan atau 4% per tahun.

“Nasabah kecil kehilangan uang secara nominal Rp6.650 per bulan atau Rp80.000 (8%), ditambah inflasi 7%, maka 15% setahun. Kan kasihan rakyat kecil,” paparnya.

Untuk itu, Gubsu berharap para direksi dan pimpinan bank di Sumut mau sedikit berbagi sehingga penghapusan biaya administrasi tabungan itu bisa diterapkan sebab gaji para bankir per tahun bisa mencapai belasan miliar.

Malah, ada gaji pejabat teras di perbankan dengan bawahannya berbanding 152:1. Bank Sumut sendiri perbandingan masih wajar,yaitu 9:1.

Pimpinan Bank Indonesia (BI) Medan Gatot Sugiono S mendukung imbauan Gubsu tersebut. Menurut dia, penghapusan itu akan merangsang masyarakat untuk menyimpan uangnya di bank. Hanya saja, kata Gatot, BI tidak bisa memaksakan bank-bank di Sumut ini untuk menghapus dan mengurangi biaya administrasi tabungan.

Sebab, ada ketentuan bank untuk mendapatkan keuntungan selain dari bunga, juga dari biaya administrasi yang dibebankan kepada penabung. “Penghapusan atau pengurangan biaya administrasi tabungan ini sangat dimungkinkan. Di pusat,sudah ada bank-bank besar yang melakukan kesepahaman mengurangi dan membebaskan biaya administrasi tabungan itu,” paparnya.

Dia sependapat, jika biaya administrasi dibebaskan dan jumlah penabung meningkat akan menguntungkan pihak bank itu sendiri. Dengan banyaknya uang yang ditabung di bank,akan besar pula uang yang bisa dikreditkan kepada pihak ketiga. “Sebenarnya bank akan untung. Di Sumut sendiri hingga September 2009, ada sebesar Rp91 triliun uang masyarakat Sumut yang ditabung ke bank,”tuturnya.

Dia optimistis nilai itu akan meningkat lagi bila biaya administrasi tabungan dikurangi atau dihapuskan. ”Kami sepakat itu. Sebab, penghapusan itu menjadi satu upaya merangsang gerakan menabung,” tandasnya.


Berita ini sudah dibaca sebanyak 412 kali
----------

BERIKUT ADALAH BERITA YANG PALING BANYAK DIBACA PADA BULAN INI:
PERKEMBANGAN JUMLAH PENGUNGSI TANGGAL 1 AGUSTUS 2010 s/d PUKUL 12:25 WIB [Hits: 79 times]
Aktifitas Sinabung Masih Tinggi, PVMBG mencatat terjadi 22 kali gempa [Hits: 75 times]
Gunung Sinabung Kembali Bergemuruh dan Mengeluarkan Asap Tebal. [Hits: 70 times]
Gubsu Terima Panglima Angkatan Bersenjata Diraja Brunai Darussalam [Hits: 66 times]
Gubsu : Pertamina Distribusikan Minyak Tanah Ke Setiap Pos Pengungsi Bencana Gunung Sinabung [Hits: 65 times]

8 PERINTAH HARIAN
GUBSU

 

INFO CUACA

- Cuaca Harian Kab/Kota
- Peringatan Dini
- Peta Kesetimbangan Air
- Peta Prediksi Curah Hujan
- Informasi Geo Fisika
 

CARI BERITA

 

INFO PENTING

 

LINK

 

BUKU TAMU

abu ruhul
deli serdang
pak Gubernur, minyak lampu susah, gas susah, pemprovsu harus cepat tanggap dong pak.
 

DOWNLOAD

©2003 - 2010 Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu. All right reserved. For any comments or questions please contact us