Formulasi Strategi TIK

Visi TIK
Misi TIK
Tujuan TIK
Strategi TIK
Program

Untuk merumuskan strategi TIK, terlebih dahulu ditetapkan visi dan misi TIK yang diselaraskan dengan visi, misi, tujuan, dan strategi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang telah diidentifikasi sebelumnya.

Visi TIK

"Penerapan e-government untuk meningkatkan pelayanan publik dalam rangka akselerasi menuju Sumatera Utara yang maju dan sejahtera dalam harmoni keberagaman".

Misi TIK

"Membangun e-government yang handal dan mengimplementasikannya untuk mendukung transformasi pelayanan publik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menuju masyarakat yang maju dan sejahtera dalam harmoni keberagaman".

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, kemudian disusun tujuan dan strategi TIK yang merupakan cara pencapaian visi dan misi tersebut.

Tujuan TIK

  1. Menyediakan layanan Pemerintah Provinsi yang mudah diakses masyarakat, dunia usaha, dan institusi pemerintahan;
  2. Mengimplementasikan aplikasi dan sistem yang bersifat umum untuk memperbaiki efisiensi dan efektifitas tata kelola pemerintahan Provinsi; dan
  3. Mendorong transformasi berkelanjutan jangka panjang melalui inovasi, kemitraan publik-swasta, dan partisipasi masyarakat.

Strategi TIK

  1. Membangun infrastruktur teknologi informasi yang mampu mengakomodasi kebutuhan dan permintaan yang berkembang untuk ekspansi di masa mendatang;
  2. Mengembangkan aplikasi yang mencakup seluruh urusan yang menjadi kewenangan Pemprovsu;
  3. Mempersiapkan sumber daya manusia dalam berbagai keahlian teknologi informasi untuk menangani operasional sistem informasi/ teknologi informasi (SI/TI) di lingkungan Pemprovsu; dan
  4. Merancang dan mengimplementasikan tata kelola yang menjamin keberlangsungan operasional pelayanan SI/TI.

Masing-masing strategi di atas kemudian dijabarkan ke dalam program-program sebagai realisasi penerapan strategi-strategi tersebut.

Program

Strategi 1:

  1. Menata ulang dan mengembangkan data center dengan kapasitas yang cukup untuk melayani kebutuhan.
  2. Menggunakan data recovery center untuk mengantisipasi keadaan darurat bencana.
  3. Menata ulang dan mengembangkan jaringan internal antar SKPD di lingkungan Pemprovsu.
  4. Menyediakan koneksi internet secara terpusat melalui jaringan internal.
  5. Mengimplementasikan standar keamanan sistem jaringan .

Strategi 2:

  1. Membangun aplikasi-aplikasi yang telah diidentifikasi sesuai dengan blueprint sistem aplikasi e-government untuk pelayanan kepada masyarakat, dunia bisnis, dan lingkungan pemerintahan, yaitu:
    1. Sumut Portal, merupakan gerbang masuk semua informasi tentang provinsi Sumatera Utara dan semua pengurusan administrasi perijinan secara elektronik yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sistem ini menghubungkan Sistem Administrasi Kependudukan, Perijinan, Pendidikan, Pariwisata, Ketenagakerjaan, Komunitas Masyarakat, Pengaduan Masyarakat, Sarana Umum, e-Healtcare, Sumut.net, e-Learning, dan UKM ke dalam satu pintu.
    2. One Stop Business Solution, merupakan sistem satu pintu untuk urusan bisnis, mulai dari informasi potensi, tata cara, dan pemrosesan administrasi yang berkaitan dengan bisnis. Sistem ini menghubungkan semua sistem yang terkait dunia bisnis ke dalam satu pintu.
    3. e-Market dan e-Promotion, merupakan sistem pemasaran dan promosi produk-produk unggulan Provinsi Sumatera Utara secara elektronik. Sistem ini dilengkapi data detil produk yang dipasarkan dan sistem pemesanan produk. Sistem ini diharapkan dapat membantu UKM dan pebisnis lainnya untuk memasarkan dan mempromosikan produknya.
    4. Paket Solusi SI/TI UKM, menyediakan paket-paket aplikasi dasar yang dibutuhkan oleh UKM seperti keuangan, SDM, dan pemasaran.
    5. m-Government, merupakan fasilitas akses layanan-layanan pemerintah melalui telepon bergerak.
    6. Virtual Tour, menyediakan fasilitas tour secara virtual terhadap obyek-obyek pariwisata di provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya. Sistem ini dilengkapi data lengkap tempat tujuan wisata beserta fasilitas pendukungnya seperti hotel dan transportasi.
    7. e-Learning, merupakan fasilitas pembelajaran elektronik yang dapat diakses siapa saja dan dimana saja untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
    8. Pusat Akses Informasi Publik, merupakan ruang-ruang publik yang khusus disediakan untuk akses informasi bagi masyarakat umum, terdiri dari perpustakaan dan akses internet yang bersifat gratis.
    9. SI Peta Jalur Ekspor/Impor, menyediakan informasi peluang kebutuhan produk di luar negeri beserta detil tempat dan kontak untuk ekspor produk lokal, serta informasi sumber produk-produk asing yang dibutuhkan untuk diimpor. Informasi ini akan sangat berguna untuk meningkatkan volume perdagangan di Provinsi Sumatera Utara.
    10. SI Trade Exchange, merupakan platform yang netral dan aman untuk pertukaran data antar pedagang dan produsen, serta terintegrasi ke bank. Sistem ini adalah media interaksi antar produsen, pemasok, dan konsumen untuk bertukar informasi produk yang disediakan dan kebutuhan yang diharapkan terpenuhi.
    11. e-Healthcare, merupakan sistem informasi interaktif tentang kesehatan, memungkinkan publik mencari tahu hal-hal tentang kesehatan, termasuk informasi obat: dosis, cara penggunaan, kontradiksi, dan interaksinya terhadap obat lain.
    12. Sumut.net, merupakan fasilitas e-mail gratis bagi seluruh masyarakat Provinsi Sumatera Utara.
    13. Beberapa aplikasi seperti National Single Window dan Single Identity merupakan program nasional yang disiapkan oleh DeTIKNas. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam hal ini perlu untuk menyiapkan dukungan untuk mengimplementasikan sistem-sistem tersebut.
  2. Menggunakan portal web sebagai pintu mendapatkan informasi umum pemerintahan dan akses terhadap aplikasi yang terkait layanan publik dan dunia bisnis.

Strategi 3:

  1. Menata ulang penempatan SDM di lingkungan Pemerintah Provinsi yang memiliki latar belakang pendidikan/pengalaman di bidang TI.
  2. Perekrutan tenaga TI untuk mengisi kekurangan staf dengan kualifikasi yang belum dimiliki.
  3. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan untuk staf TI dan non TI (pengguna).
  4. Memfasilitasi pengembangan dan berbagi-pakai pengetahuan staf TI yang didukung oleh sistem Knowledge Management.
  5. Mengembangkan budaya SI/TI di lingkungan organisasi Pemerintah Provinsi.

Strategi 4:

  1. Menetapkan chief information officer (CIO) di lingkungan Pemerintah Provinsi.
  2. Memastikan struktur organisasi yang tepat untuk menjamin pelayanan TI yang optimal.
  3. Membentuk Dewan TIK Provinsi yang memberikan pertimbangan, dukungan, dan pengawasan serta menjadi mediator antar pemangku kepentingan.
  4. Membuat kebijakan yang diperlukan untuk memastikan terselenggaranya pengimplementasian e-government secara berkelanjutan.
  5. Mengembangkan prosedur operasi standar (SOP) untuk semua aktifitas pelayanan TI pusat dan pelayanan unit kerja terkait TI.
  6. Mengimplementasikan sistem keamanan infrastruktur jaringan dan aplikasi.
  7. Melakukan audit TI secara berkala untuk menjamin seluruh sistem berjalan dengan baik.

 

Tambahkan komentar


Kode keamanan
Refresh

© 2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara